Pilu, Pasutri Pemudik asal Bogor yang Hanyut di Cipanas Cianjur Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan Cianjur berhasil menemukan pasutri yang hanyut terbawa arus. (FOTO: Istimewa)

Pilu, Pasutri Pemudik asal Bogor yang Hanyut di Cipanas Cianjur Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia di lokasi yang berbeda setelah sempat terseret arus deras.

TIMES Cianjur,Senin 30 Maret 2026, 15:15 WIB
1.8K
W
Wandi Ruswannur

CIANJURUpaya pencarian panjang terhadap pasangan suami istri yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan tunggal terperosok ke sungai di jalur Cipanas-Puncak, Kabupaten Cianjur akhirnya membuahkan hasil. 

Tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia di lokasi yang berbeda setelah sempat terseret arus deras.

Penemuan ini mengakhiri pencarian intensif yang melibatkan berbagai unsur mulai dari kepolisian, Basarnas, hingga BPBD Kabupaten Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, mengonfirmasi bahwa penemuan jenazah kedua korban merupakan buntut dari kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Raya Cipanas-Puncak, tepatnya di Desa Cipendawa. 

Korban diketahui merupakan pasangan suami istri yang sedang melakukan perjalanan mudik lokal dari arah Bogor menuju Sumedang. 

Berdasarkan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, motor yang mereka kendarai sempat terlihat mencoba mendahului kendaraan lain dengan mengambil lajur berlawanan di tengah kondisi cuaca hujan lebat.

Jenazah pertama yang berjenis kelamin laki-laki ditemukan lebih awal oleh warga dan petugas di saluran irigasi wilayah Kampung Majalaya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur. 

Saat ditemukan, posisi jenazah sempat tersangkut di aliran irigasi yang meluap akibat curah hujan tinggi. Saksi mata di lokasi kejadian segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib agar segera dilakukan proses evakuasi dari derasnya arus air.

Sementara itu, jenazah sang istri baru ditemukan di kawasan Waduk Cirata, Kecamatan Cikalongkulon. Penemuan jenazah wanita dewasa ini terpaut jarak puluhan kilometer dari titik awal kecelakaan di Cipanas. 

Dalam hal ini Kapolres Cianjur menjelaskan bahwa penemuan di Waduk Cirata tersebut berkaitan erat dengan insiden terseretnya pasangan suami istri ini sehari sebelumnya. 

"Penemuan ini menandakan bahwa arus air yang sangat kuat telah membawa korban cukup jauh hingga ke area bendungan," katanya dalam keterangan yang diterima TIMES Indonesia, Senin (30/3/2026).

Saat ini, kedua jenazah telah berada di RSUD Sayang Cianjur untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut guna memastikan identitas resmi serta penyebab pasti kematian mereka. 

Lebih lanjut pihak kepolisian juga terus memberikan pendampingan kepada pihak keluarga korban yang sudah berada di rumah sakit untuk proses penjemputan jenazah. 

Kepolisian mengimbau kepada masyarakat dan para pemudik untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama ketika menghadapi cuaca ekstrem dan jalanan yang licin. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Cianjur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.