Swaranetra.id Berdayakan Penyandang Disabilitas Melalui Karya Seni Batik
Foto: Mahasiswa lintas kampus mendirikan Komunitas Swaranetra.id sebagai wadah inklusif pemberdayaan penyandang disabilitas melalui seni batik. (FOTO: Swaranetra.id for TIMES Indonesia)

Swaranetra.id Berdayakan Penyandang Disabilitas Melalui Karya Seni Batik

Mahasiswa UI, Unpad, dan ITB luncurkan komunitas http://Swaranetra.id untuk pemberdayaan disabilitas lewat seni, budaya, dan batik. Tujuannya buka peluang ekonomi dan kesempatan setara di masyarakat.

TIMES Cianjur,Senin 7 September 2026, 22:39 WIB
821
W
Wandi Ruswannur

JAKARTADalam momen kali ini sejumlah mahasiswa lintas perguruan tinggi ternama secara resmi meluncurkan komunitas yang dinamakan dengan Swaranetra.id

Mereka adalah Naycilla Cinta Islamnadine dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Dzakira Ukasyah Rochiadi dan Jubells Endricho Pandjaitan dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, serta Ikhwan Rais Septiano Mano dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung.

Inisiatif ini lahir dari keinginan kuat untuk menyediakan ruang inklusif bagi penyandang disabilitas agar mampu berkarya, berkembang, serta memperoleh kesempatan setara dalam tatanan masyarakat.

Naycilla Cinta Islamnadine mengungkapkan bahwa visi mendasar organisasi ini adalah membangun ekosistem pemberdayaan berbasis seni, budaya, dan kreativitas yang bermuara pada pembukaan peluang ekonomi. 

Lebih lanjut pilihan memproduksi batik diambil karena komoditas tersebut merupakan bagian integral dari identitas serta warisan budaya bangsa Indonesia. 

"Langkah ini sekaligus menyinergikan misi pelestarian warisan Nusantara dengan program pemberdayaan sosial masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

Keterlibatan para anggota disabilitas dirancang secara komprehensif, mulai dari tahap pemahaman dasar, perancangan motif, pewarnaan, hingga penyelesaian akhir produk. 

Dalam pelaksanaannya, tim menerapkan sistem kerja yang fleksibel dan adaptif guna memfasilitasi kebutuhan unik tiap individu. Sebelum memasuki ranah produksi, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti pelatihan serta pendampingan teknis secara bertahap.

Dukungan publik terhadap hasil kerajinan ini dinilai sangat positif, terutama saat produk dipasarkan melalui platform digital. 

Penjualan tersebut tidak hanya menyoroti kualitas fisik batik, melainkan juga mengangkat narasi perjuangan serta nilai kemanusiaan di balik pembuatannya. 

"Adapun keuntungan finansial yang diperoleh dikembalikan untuk menopang keberlanjutan operasional serta memberikan pembagian hasil yang adil bagi para perajin," katanya.

Melalui program ini, perubahan paling signifikan terlihat pada peningkatkan rasa percaya diri serta kemandirian para anggota. 

Mereka yang terlibat kini memandang diri sebagai individu produktif dengan potensi seni yang patut diapresiasi oleh khalayak umum.

Ke depan, platform ini berambisi memperluas jangkauan pelatihan dan diversifikasi produk berbasis kebudayaan nasional. 

Manajemen berniat memperkuat jaringan kemitraan dengan sektor pemerintah maupun swasta demi menciptakan akses pasar yang lebih solid. 

"Usaha berkelanjutan ini ditujukan untuk menjamin setiap individu disabilitas memperoleh tempat yang layak serta mandiri secara finansial," imbuhnya menutup penjelasan.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Cianjur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.