Layanan Pengobatan Gratis Diterima 81 Ribu Warga Cianjur
Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian bakti sosial kesehatan yang dijadwalkan berlangsung secara konsisten hingga Agustus 2027 mendatang.
CIANJUR – Polres Cianjur bergandengan tangan dengan Klinik Harapan Sehat serta Pemerintah Kabupaten Cianjur (Pemkab Cianjur) meluncurkan program layanan medis dan pengobatan gratis yang menyasar 81.000 warga di wilayah Kabupaten Cianjur.
Peluncuran program pelayanan kesehatan cuma-cuma ini dipusatkan di Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian bakti sosial kesehatan yang dijadwalkan berlangsung secara konsisten hingga Agustus 2027 mendatang.
Kapolres Cianjur AKBP Dr. Akhmad Alexander Yurikho Hadi hadir langsung membuka agenda tersebut. Penyambutan rombongan dimeriahkan oleh pertunjukan drumband SMA IT Al-Hanif serta lantunan marawis dari kelompok pengajian setempat sebelum memasuki lokasi acara.
Rangkaian pembukaan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pementasan seni siswa, hingga penyaluran santunan bagi anak yatim.
Prosesi peresmian dilakukan secara sinergis oleh para pemangku kepentingan. Dalam sambutannya, Kapolres Cianjur menekankan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong antarlembaga.
"Kabupaten Cianjur terutama Kecamatan Cilaku, insya Allah hadir bukan sebagai entitas kecamatan, tapi hadir sebagai sebuah keluarga besar," ujar AKBP Alex dalam keterangan yang diterima, Jumat (21/8/2026).
Ia mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang melibatkan tenaga medis, pemerintah daerah, kepolisian, hingga pihak swasta seperti dr. Yusuf dari Klinik Harapan Sehat atas dedikasi filantropinya.
Program ini diproyeksikan menjangkau seluruh kawasan Kabupaten Cianjur secara bertahap.
"Kick off 81.000 untuk rentang waktu sampai satu tahun ke depan, artinya sampai Agustus 2027. Proses ini berjalan akan sangat lama dan mencakup keluasan tempat yang bukan hanya di Kecamatan Cilaku," ungkapnya.
Lebih lanjut AKBP Alex menambahkan, layanan kesehatan murni berlandaskan misi kemanusiaan tanpa berorientasi pada keuntungan finansial. Spirit tersebut diperkuat dengan pengucapan Pancasila secara bersama-sama.
"Di saat keadaan banyak ketidakpastiannya, hal sifat kemanusiaan, hal sifat kerelaan hati, hal sifat menyumbang bagi orang yang mampu dan terutama mau, adalah hal yang sangat dibutuhkan," tuturnya.
Kemudian lebih jauh dirinya menilai bahwa inisiatif yang dimulai dari Kecamatan Cilaku ini menunjukkan bahwa empati publik masih terpelihara dengan baik.
"Hari ini kita contohkan bersama dari Cilaku, Kabupaten Cianjur, bahwa Indonesia masih bisa bergotong royong. Indonesia masih bisa merasakan berempati yang lain," tegasnya.
Pihak kepolisian menyatakan kesiapan penuh menyokong keberlanjutan program melalui penyesuaian peran Polri di bidang rehabilitatif dan kuratif via Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes).
"Insya Allah dari Polri siap mendukung untuk apa pun yang bisa kami support. Dari Polri, mengikuti perkembangan zaman, fungsinya bukan hanya preemtif, preventif, termasuk upaya represif yaitu jika orang telah melakukan kejahatan maka kami lakukan penegakan hukum. Polri juga bergerak di dua bidang tambahan, yang pertama adalah rehabilitatif dan kuratif," lanjutnya.
Pada tahap awal, sebanyak 2.000 warga menerima ragam fasilitas medis komprehensif, mulai dari pemeriksaan umum, gigi, gula darah, USG abdomen, mata, tes IVA, KB, hingga laboratorium dan EKG.
"Insya Allah sekitar 2.000 masyarakat kami layani dari sisi kerelaan. Tadi cukup lengkap di dalam, sampai ada lab-nya, sampai ada pelayanan kebidanannya, sampai ada pemeriksaan EKG-nya tadi dan segala macam," bebernya.
Masyarakat serta insan pers diharapkan turut mengawal dan menyebarluaskan informasi program ini hingga rampung pada momentum HUT ke-82 RI.
"Diawali di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, akan seluruhnya dilingkupi hingga seluruh Kabupaten Cianjur," ucap AKBP Alex.
"Insya Allah semoga Agustus 2027, menjelang 82 tahun berjalan kemerdekaan kita 81.000 masyarakat dilayani secara gratis dari sisi kesehatannya," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

