Bantuan Pangan Disalurkan Bulog Tiga Bulan Sekaligus, KPM di Cianjur Terima 30 Kg Beras
Mekanisme penyaluran tiga bulan sekaligus ini diterapkan demi meningkatkan efisiensi distribusi bantuan pangan.
CIANJUR – Perum Bulog Cabang Cianjur dan Sukabumi mulai menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 secara rapel sehingga setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima 30 kilogram.
Penyaluran perdana dimulai di Kecamatan Cikalongkulon dan akan berlanjut secara bertahap ke wilayah lain di Kabupaten Cianjur hingga akhir September 2026.
Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Cianjur dan Sukabumi Muhammad Azwar Fuad menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran tiga bulan sekaligus ini diterapkan demi meningkatkan efisiensi distribusi.
“Kami mulai menyalurkan beras Banpang di Kecamatan Cikalongkulon. Untuk wilayah lainnya akan menyusul sesuai tahapan yang sudah kami susun,” ujar Azwar dalam keterangan yang diterima, Kamis (20/8/2026).
Kemudian dalam hal ini dirinya menegaskan adanya perubahan volume bantuan dibanding periode sebelumnya karena kali ini langsung digabung untuk tiga bulan alokasi sekaligus.
“Iya, berbeda dengan sebelumnya. Sekarang totalnya 30 kilogram beras yang dibagikan untuk alokasi tiga bulan,” katanya menambahkan.
Pada periode ini, pihak Bulog menerapkan pemutakhiran data penerima berbasis desil kesejahteraan agar bantuan lebih tepat sasaran.
Akibat penyesuaian data sosial ekonomi tersebut, sebanyak 5.645 kepala keluarga di Cianjur yang dinilai sudah tidak memenuhi kriteria tereliminasi dari daftar penerima.
“Data penerima sekarang menggunakan data terbaru berdasarkan desil kesejahteraan,” tutur Azwar menjelaskan.
Komoditas yang disalurkan kali ini disederhanakan hanya berupa beras tanpa bahan pangan tambahan. Azwar juga mengimbau warga untuk mewaspadai pungutan liar serta melarang KPM memperjualbelikan beras bantuan tersebut.
“Kami mengimbau para PBP untuk mengonsumsi beras Banpang ini untuk kebutuhan konsumsi keluarga,” tegas Azwar.
Seluruh beras Banpang didistribusikan secara gratis kepada masyarakat tanpa biaya tambahan apa pun. Apabila masyarakat menemukan indikasi penyelewengan dalam proses pembagian, Bulog meminta warga tak ragu untuk melapor.
“Jika ada kecurangan saat pembagian beras Banpang silakan dilaporkan kepada pihak berwajib,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

