Longsor Lumpuhkan Akses Menuju Situs Megalitikum Gunung Padang Cianjur
Akses menuju Situs Megalitikum Gunung Padang di Kampung Puncak Salak, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur lumpuh. (FOTO: Istimewa)

Longsor Lumpuhkan Akses Menuju Situs Megalitikum Gunung Padang Cianjur

Kondisi ini terjadi setelah material lumpur menutup badan jalan di Kampung Puncak Salak akibat tanah longsor yang dipicu cuaca ekstrem.

TIMES Cianjur,Kamis 23 April 2026, 15:36 WIB
1.8K
W
Wandi Ruswannur

CIANJURAkses utama yang menghubungkan Desa Cibokor Kabupaten Cianjur dengan lokasi wisata bersejarah Situs Megalitikum Gunung Padang kini tidak dapat dilalui.

Kondisi ini terjadi setelah material lumpur menutup badan jalan di Kampung Puncak Salak, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akibat tanah longsor yang dipicu cuaca ekstrem.

Bencana alam ini bermula saat hujan dengan intensitas sangat tinggi mengguyur wilayah tersebut dan tak kunjung reda mengakibatkan tebing setinggi 60 meter ambrol dan menimbun jalan sepanjang 100 meter.

Total luas lahan yang terdampak pergerakan tanah diperkirakan mencapai 300 meter.

Komandan Lapangan (Dalop) BPBD Kabupaten Cianjur, Wachyudin Soleh, mengonfirmasi bahwa tumpukan material tanah dan lumpur masih menutup akses vital warga.

"Kondisi saat ini masih dalam penanganan PUPR. Mengingat intensitas hujan yang masih mungkin tinggi, kami khawatir akan terjadi longsor susulan karena kondisi tanah di atas tebing masih labil dan menggumpal," ungkap Wachyudin di lokasi kejadian, Kamis (23/4/2026).

Dampak dari peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ini juga menyasar pemukiman warga. Tercatat ada dua rumah milik warga bernama Jajang (65), Ayi (31), dan Aceng (54) yang posisinya berada tepat di bawah tebing turut terdampak material longsoran.

"Saat ini, para pemilik rumah telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko lebih lanjut," ujar Wachyudin Soleh menjelaskan.

Lebih lanjut kisah dramatis juga dialami oleh Ade, seorang warga asal Jakarta yang sedang melintas saat kejadian. Mobil yang dikendarainya terjebak di antara material longsoran selama kurang lebih 10 jam.

Ia menceritakan bahwa dirinya sempat mendengar suara gemuruh pohon-pohon yang tumbang sebelum akhirnya menyadari jalan di depannya sudah tertutup total oleh tanah dan pepohonan bambu.

Hingga saat ini, pihak BPBD dan Dinas PUPR masih terus berupaya melakukan pembersihan material.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian mobilitas warga sangat terasa karena jalur ini merupakan urat nadi transportasi menuju destinasi wisata internasional Gunung Padang.

"Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca yang masih tidak menentu," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Cianjur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.