Misi Pemkab Cianjur Usung Tradisi Mamaos dan Film 'Kala' ke Panggung Internasional
Disbudpar Cianjur menyambut hangat inisiatif kolaborasi budaya yang diusung Yayasan Rawindra Kata Hara dalam misi besar membawa kearifan lokal ke kancah internasional (FOTO: Istimewa)

Misi Pemkab Cianjur Usung Tradisi Mamaos dan Film 'Kala' ke Panggung Internasional

TIMES Cianjur,Minggu 29 Maret 2026, 10:45 WIB
815
W
Wandi Ruswannur

CIANJURPemerintah Kabupaten (Pemkab Cianjur) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Cianjur menyambut hangat inisiatif kolaborasi budaya yang diusung oleh Yayasan Rawindra Kata Hara.

Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada dua agenda besar yang saling berkaitan, yakni pemajuan seni tradisi Mamaos Cianjur serta dukungan penuh terhadap proses produksi film pendek berjudul 'Kala'. 

Langkah ini dipandang sebagai upaya konkret untuk menjaga marwah kebudayaan lokal agar tetap relevan sekaligus menjadi sarana promosi wilayah yang efektif melalui media audio visual di tingkat global.

Yayasan Rawindra Kata Hara membawa misi besar untuk memperkenalkan kekayaan daerah ke kancah internasional melalui dua jalur utama yang digagas oleh musisi senior Gilang Ramadhan yang berasal dari Cianjur. 

Kemudian dalam hal ini target pertama adalah memfasilitasi para seniman Mamaos Cianjuran untuk tampil menunjukkan kebolehannya di Rusia dalam waktu dekat. 

Selain itu, misi kedua diwujudkan melalui produksi film 'Kala' yang disutradarai putri pasangan Gilang Ramadhan dan Syahnaz Haque, yakni Mieke Namira Ramadhan.

Film ini diproyeksikan untuk menembus berbagai festival film internasional sebagai representasi budaya Indonesia.

Film bertajuk Kala tersebut direncanakan akan mengambil latar tempat di Kecamatan Sindangbarang, sebuah wilayah di pesisir selatan Cianjur yang memiliki karakteristik alam dan masyarakat yang sangat kuat. 

"Karya ini merupakan proyek tugas akhir Mieke Namira Ramadhan sebagai mahasiswa di New York Film Academy, Los Angeles, Amerika Serikat," unggah akun Instagram @disbudpar.cianjur dikutip TIMES Indonesia, Minggu (29/3/2026).

Kehadiran tim produksi di wilayah tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan karya seni yang indah, tetapi juga mampu memantik pertumbuhan ekonomi kreatif bagi penduduk setempat selama proses pengambilan gambar berlangsung di lapangan.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan momentum yang sangat berharga untuk memperkuat identitas daerah di mata dunia. 

Mamaos Cianjur sebagai warisan leluhur dinilai memiliki nilai historis dan estetika yang luar biasa tinggi sehingga sudah sepatutnya diperkenalkan lebih luas melalui berbagai kanal kreatif. 

"Melalui dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan pesan pelestarian budaya yang terkandung dalam seni tradisional maupun alur cerita film tersebut dapat tersampaikan secara efektif kepada khalayak lintas negara," tambahnya.

Produksi film ini juga telah mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap karya anak bangsa. 

Kemudian lebih lanjut bahwa proses pengambilan gambar yang dijadwalkan pada awal April 2026 ini akan melibatkan sekitar 30 kru dan pemeran dengan tetap mengedepankan kearifan lokal. 

Film ini nantinya akan menggunakan dialog bahasa Sunda yang dipadukan dengan bahasa Indonesia sebagai identitas asli masyarakat Jawa Barat yang tetap modern dan relevan dengan standar perfilman dunia.

Lebih jauh pihaknya berkomitmen untuk menjaga ketertiban serta menghormati norma sosial di lokasi syuting menjadi prioritas utama bagi pihak yayasan dan tim produksi selama berada di wilayah Cianjur Selatan. 

Dengan semangat inovasi yang tetap berpijak pada nilai-nilai tradisi, Pemerintah Kabupaten Cianjur merasa optimis bahwa kehadiran film Kala akan menjadi pintu pembuka bagi peningkatan sektor pariwisata daerah. 

"Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi seni ini diharapkan dapat berjalan beriringan demi mewujudkan kemajuan sektor kreatif yang berkelanjutan dan diakui secara global di masa depan," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Cianjur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.