Pemerataan Kualitas, Kemendikdasmen Verifikasi Sekolah Nasional Terintegrasi di Cianjur
Pemkab Cianjur siapkan Sekolah Nasional Terintegrasi di Cibinong dengan model konsolidasi SD–SMA untuk meratakan mutu pendidikan dan jadi percontohan kawasan terpadu.
CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai menindaklanjuti rencana pembentukan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) melalui tahapan verifikasi lapangan di wilayah Kecamatan Cibinong.
Melansir dari disdikpora.cianjur bahwa langkah ini merupakan bagian dari mandat pusat untuk memastikan kesiapan daerah dalam mengelola kawasan pendidikan terpadu.
"Kami mendapat amanah untuk melakukan verifikasi terkait dengan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Cianjur," ujar tim verifikator dikutip TIMES Indonesia, Senin (11/5/2026).
Tim dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat terjun langsung ke SDN Sekarwangi yang diproyeksikan menjadi bagian dari ekosistem sekolah terintegrasi tersebut.
Skema yang diusulkan oleh pemerintah daerah setempat menggunakan model konsolidasi, yakni menyatukan beberapa lembaga pendidikan yang sudah beroperasi menjadi satu kesatuan manajemen yang solid.
"Kami perwakilan dari BBPMP ditugaskan untuk melakukan verifikasi ke lokasi ini. Nah, ini adalah salah satu sekolah yang nanti akan menjadi bagian dari sekolah terintegrasi tersebut, yaitu SDN Sekarwangi," kata perwakilan BBPMP Jawa Barat.
Dalam rencananya, terdapat tiga satuan pendidikan di Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong, yang akan dilebur dalam satu pengelolaan. Sekolah tersebut meliputi SDN Sekarwangi, SMPN 2 Cibinong, dan SMAN 1 Cibinong.
"Upaya ini merupakan program strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun anggaran 2026 untuk menciptakan standardisasi pendidikan yang lebih merata," ucapnya.
Diketahui bahwa Cianjur ini memilihnya konsolidasi, artinya penggabungan antara beberapa sekolah yang sudah eksisting digabung menjadi Sekolah Nasional Terintegrasi.
"Ada SDN Sekarwangi, kemudian SMPN 2 Cibinong, dan SMAN 1 Cibinong. Ketiga sekolah ini berada di Kecamatan Cibinong, di satu desa yaitu Desa Sukajadi," tambahnya.
Model SNT diharapkan mampu menjadi lokomotif perubahan bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya dengan sistem manajemen yang lebih efisien dan terarah. Program ini memfokuskan pada penguatan kualitas lulusan melalui koordinasi lintas jenjang yang berkesinambungan dalam satu kawasan.
"Ini yang diusulkan oleh Pemda Kabupaten Cianjur untuk menjadi Sekolah Nasional Terintegrasi yang terpadu dari sisi pengelolaannya, dan ini merupakan salah satu program pemerintah pusat, Kemendikdasmen, di tahun 2026 ini," timpalnya.
Pihaknya berharap melalui SNT ini akan terbangun sekolah yang menjadi percontohan yang bisa menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah yang ada di sekitarnya.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Rifky Mohammad Ramdan, menegaskan bahwa SNT merupakan solusi konkret dalam mengatasi disparitas kualitas pendidikan antarwilayah.
Menurutnya integrasi pengelolaan dari tingkat dasar hingga menengah atas dianggap mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk mendongkrak mutu pendidikan secara keseluruhan.
"Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program prioritas pemerintah pusat. Bagaimana mengupayakan satu kawasan terpadu khusus pengelolaan di bidang pendidikan, mulai dari jenjang SD sampai dengan SMA," beber Rifky.
Melalui kehadiran SNT di Cianjur selatan, pemerintah berharap masalah klasik seperti kurangnya fasilitas dan rendahnya capaian standar mutu di daerah pelosok dapat teratasi. Dukungan penuh pun diberikan oleh Disdikpora Cianjur terhadap inisiatif dari pemerintah pusat ini.
"Program ini bertujuan untuk bagaimana mengurangi permasalahan pendidikan berkaitan dengan mutu yang belum optimal dan ketimpangan antar wilayah. Untuk itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur menyambut baik program pusat ini," jelas Rifky.
Pasca-peninjauan lapangan, agenda selanjutnya akan berfokus pada pembahasan teknis melalui diskusi kelompok terpumpun (FGD) yang melibatkan instansi lintas sektoral.
Lebih jauh sinkronisasi data antara Dinas Pendidikan, Bappeda, Dinas PUPR, hingga Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah VI menjadi kunci keberhasilan penetapan lokasi SNT tersebut.
Mereka telah selesai melakukan verifikasi dan validasi, dan dilakukan FGD di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur dengan mengundang berbagai pihak, di antaranya Bappeda, kemudian Dinas PUPR, dan juga KCD Wilayah VI.
"Kami akan memaparkan hasil dari kegiatan selama hari ini. Mudah-mudahan hasilnya memuaskan ya, Kabupaten Cianjur melalui perwakilannya di Kecamatan Cibinong ini bisa terpilih menjadi Sekolah Terintegrasi," pungkas tim BBPMP.
Sebagai penutup rangkaian verifikasi, seluruh pemangku kepentingan yang hadir menyatakan komitmen kolektif mereka untuk menyukseskan program nasional tersebut di bumi Cianjur.
"Pemerintah Kabupaten Cianjur siap mendukung Program Sekolah Nasional Terintegrasi. Siap! seru mereka secara bersama-sama di lokasi verifikasi," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.



