Siswa SDN Karyamukti Cianjur Belajar di Bawah Bayang-Bayang Ruang Kelas Ambruk
Potret buram dunia pendidikan kembali terlihat di SD Negeri Karyamukti yang berlokasi di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
CIANJUR – Potret buram dunia pendidikan kembali terlihat di SD Negeri Karyamukti yang berlokasi di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Puluhan siswa di sekolah tersebut terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam ruangan yang kondisinya sudah sangat tidak layak dan terancam roboh.
Di mana kerusakan bangunan terlihat sangat jelas dengan adanya rekahan lebar pada dinding kelas serta tiang penyangga atap yang sudah dalam posisi miring.
Fenomena pergeseran tanah di bawah pondasi gedung menjadi penyebab utama rusaknya struktur bangunan sekolah tersebut.
Salah satu tenaga pengajar, Elian Syahudin, mengungkapkan bahwa kerusakan ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama, tepatnya dipicu oleh peristiwa gempa bumi yang melanda wilayah Cianjur pada tahun 2021 silam.
"Sejak saat itu, kondisi sekolah terus mengalami penurunan kualitas bangunan namun tetap digunakan karena keterbatasan sarana," ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Akibat jumlah ruangan yang tidak mencukupi, pihak sekolah terpaksa menggabungkan beberapa tingkatan kelas dalam satu ruangan yang sama.
"Bahkan, beberapa siswa harus berbagi tempat dengan ruang guru dan area penyimpanan arsip sekolah demi tetap bisa bersekolah," ungkapnya.
Kondisi ini membuat suasana belajar menjadi tidak kondusif, sebagaimana disampaikan oleh dua orang siswa, Denia dan Sella, yang merasa waswas saat berada di dalam kelas.
Keadaan ini menjadi pengingat bagi para pemangku kebijakan mengenai masih banyaknya infrastruktur pendidikan yang jauh dari standar keamanan.
Nyawa para siswa kini seolah menjadi taruhan setiap kali mereka duduk di bangku kelas untuk menuntut ilmu.
Tanpa adanya perbaikan segera, dikhawatirkan bangunan yang semakin miring tersebut dapat menelan korban jiwa jika sewaktu-waktu ambruk akibat cuaca buruk atau pergeseran tanah susulan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

