Nashwa Salwa Putri Sanjaya Dobrak Stigma Hijab Lewat Olahraga Bela Diri
Nashwa Salwa Putri Sanjaya. (FOTO: Istimewa)

Nashwa Salwa Putri Sanjaya Dobrak Stigma Hijab Lewat Olahraga Bela Diri

Nashwa, mahasiswi Bandung, buktikan hijab tak halangi prestasi di taekwondo. Lewat gerakan Hijab Empowerment, ia inspirasi perempuan untuk berani berprestasi dan setara.

TIMES Cianjur,Rabu 6 Mei 2026, 13:41 WIB
404
W
Wandi Ruswannur

BANDUNGDi balik pembawaannya yang tenang, gadis cantik asal Kota Kembang bernama lengkap Nashwa Salwa Putri Sanjaya menyimpan semangat juang yang tidak main-main. 

Mahasiswi semester dua Jurusan Hukum di Universitas Katolik Parahyangan ini merupakan sosok yang membuktikan bahwa identitas sebagai perempuan berhijab bukanlah sekat untuk meraih prestasi di bidang yang kerap dianggap maskulin.

Gadis berusia 18 tahun yang akrab disapa Nashwa ini tumbuh besar sebagai anak kedua dari dua bersaudara. Ketertarikannya pada dunia olahraga, khususnya seni bela diri, telah terlihat sejak usia dini dan terus ia tekuni hingga kini di sela kesibukannya menjalani aktivitas akademik di kampus.

Langkah Nyata Lewat Advokasi Hijab Empowerment

Nashwa kini tengah gencar menyuarakan advokasi bertajuk Hijab Empowerment: Setara dan Berprestasi. Melalui gerakan ini, ia ingin mematahkan stigma yang sering kali memandang sebelah mata kemampuan perempuan berhijab, terutama saat mereka terjun ke ranah olahraga yang menuntut fisik kuat.

"Peluang saat ini sangat besar terutama di era digital di mana media sosial menjadi sarana efektif menyebarkan pesan positif," ujar Nashwa saat menjelaskan visi gerakannya kepada TIMES Indonesia, Rabu (6/5/2026).

Dalam hal ini dia melihat bahwa generasi muda sekarang sudah lebih sadar akan pentingnya pengembangan diri dan kesetaraan gender, sehingga ruang untuk berekspresi semakin terbuka lebar.

Namun, ia tidak menampik bahwa tantangan tetap ada, mulai dari pandangan miring masyarakat hingga kesulitan membagi waktu antara pendidikan dan kegiatan advokasi. 

"Bagi saya tantangan tersebut justru menjadi bahan bakar untuk terus membuktikan bahwa hijab tidak membatasi ruang gerak maupun kreativitas seseorang dalam beraktivitas," ungkapnya sembari tersenyum manis.

Deretan Prestasi dari Matras Taekwondo hingga Panggung Hijab

Perjalanan prestasi Nashwa dimulai sejak satu dekade lalu, tepatnya pada tahun 2014 saat ia meraih juara ketiga di STT Tekstil dan Walikota Bandung Cup XIII. Konsistensinya di dunia taekwondo berlanjut pada 2015 dengan meraih juara ketiga Walikota Bandung Cup XIV serta posisi kedua di ajang Umuh Muchtar Cup.

Karier olahraganya semakin menanjak pada tahun 2018 melalui raihan juara ketiga MTC Open, juara kedua Cimahi Open 2, dan juara ketiga Parahyangan Taekwondo Championship. 

Tidak berhenti di sana, lebih lanjut pada tahun 2019 menjadi masa keemasan bagi Nashwa dengan menyabet juara pertama di Dankopashkas Cup V serta juara pertama Walikota Cup 13 Cimahi.

Ia juga mencatatkan namanya sebagai juara ketiga Unjani Taekwondo Championship se-Jawa Barat di tahun yang sama, diikuti dengan juara ketiga Cimahi Open 3 pada 2020. 

Setelah sukses di ajang Kadisjas TNI AD tahun 2022, baru-baru ini pada tahun 2026, Nashwa menunjukkan sisi lainnya dengan meraih posisi juara kedua dalam ajang Ramadan Hijab Icon.

Dukungan Keluarga dan Harapan untuk Masa Depan

Kesuksesan yang diraihnya tidak lepas dari keberadaan support system yang kuat di belakangnya. Nashwa mengungkapkan bahwa dukungan penuh dari orang tua, keluarga, dan teman-teman terdekatnya menjadi sumber kekuatan utama untuk menjalani setiap proses dengan keyakinan penuh.

"Saya sangat bersyukur karena teman-temannya selalu hadir dan membantu tanpa henti, terutama selama proses perlombaan berlangsung. Kehadirannya memberikan energi positif yang sangat berarti untuk tetap percaya diri memberikan hasil terbaik dalam setiap kesempatan yang datang," tuturnya.

Lebih jauh melalui akun media sosial dengan Instagram @_nashwasanjaya ia terus berupaya menginspirasi sesama perempuan untuk berani keluar dari zona nyaman. 

Dirinya berharap agar perempuan berhijab tidak ragu mengeksplorasi potensi diri dan menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing serta unggul di berbagai bidang tanpa harus meninggalkan identitas mereka.

"Jangan takut untuk mencoba hal baru dan jangan mudah merasa terbatas," pesan Nashwa menutup percakapan. Baginya, setiap individu memiliki nilai dan kekuatan tersendiri yang jika diasah dengan maksimal akan membawa mereka menuju gerbang kesuksesan yang diimpikan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Cianjur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.