TIMES CIANJUR, BANYUWANGI – Friska Maharani, mahasiswi semester enam Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus (Untag) Banyuwangi, tengah mencuri perhatian masyarakat dengan kiprahnya sebagai Duta Kampus Untag Banyuwangi 2024.
Di usia yang masih muda, 21 tahun, Friska telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam meningkatkan kesadaran sosial di kalangan generasi muda, terutama melalui berbagai kegiatan sosial yang ia lakukan selama bulan Ramadan.
Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, Friska memiliki semangat tinggi untuk membantu sesama dan berperan aktif dalam berbagai organisasi. Saat ini, ia tercatat sebagai anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Untag Banyuwangi.
"Dalam kapasitas sebagai duta, saya tidak hanya fokus pada promosi kampus, tetapi juga mengedepankan kegiatan sosial yang melibatkan civitas akademika," katanya kepada TIMES Indonesia melalui keterangan tertulis, Sabtu (15/3/2025).
Friska telah meraih berbagai prestasi, di antaranya Winner Duta Kampus Untag Banyuwangi 2024, Finalis Duta Pariwisata Jawa Timur 2024, serta Juara 2 dalam kompetisi Inovatif Product pada kegiatan Ganesha Digital Entrepreneurship, yang merupakan bagian dari program Wirausaha Merdeka.
"Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi saya dalam mengembangkan diri dan berkontribusi kepada masyarakat luas," ujar Friska, yang aktif di media sosial dengan akun Instagram @friskaamhrnii dan memiliki hobi traveling.
Aktif dalam Kegiatan Sosial
Selain aktif dalam dunia akademik dan kompetisi, Kolaborasi antara organisasi dengan stakeholder pemerintahan salah satunya Dandim Banyuwangi, di mana audiensi tersebut membahas dan berdiskusi tentang sektor pertanian serta ketahanan pangan yang ke depannya akan terus dikembangkan dengan spirit gotong royong untuk kesejahteraan masyarakat.
Menurut Friska, meskipun kegiatan ini terlihat kecil, dampaknya sangat besar, terutama bagi mereka yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.
"Di bulan Ramadan ini, selain fokus pada kegiatan duta kampus, kami juga berbagi takjil dan mengadakan buka bersama dengan alumni. Ini adalah cara kami menjalin silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan sesama," ujarnya penuh semangat.
Mendorong Generasi Muda untuk Berorganisasi
Friska juga menekankan pentingnya generasi muda untuk berorganisasi dan aktif dalam kegiatan sosial.
"Jangan takut atau malas mencoba hal baru, karena kita tidak pernah tahu pengalaman berharga apa yang akan kita dapatkan," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepedulian terhadap sesama bisa dimulai dari tindakan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh nyata adalah menjadi pendengar yang baik bagi teman-teman yang sedang menghadapi masalah serta aktif dalam menyosialisasikan program beasiswa kampus bagi mahasiswa kurang mampu.
Meskipun mengajak orang untuk peduli terhadap sesama bukanlah hal mudah, Friska percaya bahwa dengan memberikan contoh nyata, pola pikir masyarakat dapat berubah.
"Beberapa orang mungkin kurang peduli dengan lingkungan sekitar, tetapi saya yakin dengan terus berusaha dan memberikan contoh, kita bisa menginspirasi mereka," tambahnya.
Memanfaatkan Ramadan sebagai Momentum Berbagi
Bagi Friska, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak kegiatan sosial dan berbagi kebahagiaan.
"Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala dan keberkahan. Saya berharap semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk berbuat kebaikan dan peduli terhadap masyarakat sekitar," katanya.
Sebagai penutup, Friska menegaskan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tetap memiliki dampak besar bagi yang menerima.
"Dengan semangat juang yang tinggi dan rasa empati yang mendalam, saya bertekad untuk terus menjadi contoh bagi generasi muda dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan berdaya," pungkasnya.(*)
Pewarta | : Wandi Ruswannur |
Editor | : Imadudin Muhammad |