Seleksi Putra Putri Parahyangan 2026 Resmi Dibuka, Fokus Kepemimpinan dan Budaya
Program ini dirancang menjadi sarana bagi pemuda-pemudi di Jawa Barat untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, hingga penajaman citra diri.
BANDUNG – Yayasan Karya Muda Duta Pendidikan Jawa Barat secara resmi memperkenalkan ajang Putra Putri Parahyangan 2026 sebagai terobosan terbaru dalam upaya memfasilitasi potensi generasi muda di wilayah tersebut.
Program ini dirancang menjadi sarana bagi pemuda-pemudi di Jawa Barat untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, hingga penajaman citra diri dengan mengintegrasikan nilai-nilai sosial yang selaras dengan dinamika zaman saat ini.
Pendiri Yayasan Karya Muda Duta Pendidikan Jawa Barat, Raju Sahrial, menegaskan bahwa kompetisi ini memiliki visi yang jauh lebih luas dari sekadar kontes kecantikan atau penampilan fisik.
Menurutnya, Putra Putri Parahyangan diposisikan sebagai wadah edukatif guna mencetak individu yang mampu membawa warisan budaya ke dalam ranah yang lebih berdampak dan progresif.
“Putra Putri Parahyangan kami hadirkan sebagai movement generasi muda yang tetap berakar pada budaya, tetapi mampu berkembang secara modern, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya.
Pihaknya ingin menghadirkan ruang bagi anak muda untuk bertumbuh, belajar, serta membangun karakter dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menetapkan tema SVARNA PARAHYANGAN — The Golden Cultural Movement sebagai representasi lahirnya generasi unggul yang dapat menjaga keselarasan antara tradisi dan modernitas.
Tema ini sekaligus menjadi refleksi atas komitmen yayasan dalam membina pemuda agar memiliki tujuan hidup yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung cukup panjang, mencakup tahap seleksi awal, pelatihan intensif, program tantangan, hingga aksi nyata di bidang kebudayaan.
Puncak acara atau malam grand final diperkirakan bakal digelar pada pertengahan Agustus 2026 setelah para peserta melewati masa karantina untuk pendalaman materi.
Kesempatan untuk bergabung dalam ajang ini dibuka bagi seluruh pemuda di Jawa Barat, baik bagi mereka yang sudah memiliki jam terbang di dunia duta daerah maupun para pemula yang baru ingin memulai pengembangan diri.
Saat ini, proses pendaftaran telah dimulai secara resmi dan masyarakat dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui saluran komunikasi WhatsApp yang tersedia di media promosi resmi yayasan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

